Memasuki Tahun Ajaran Baru Trubus Iman Siapkan Standar Hidup New Normal

Trubus Iman, 01/07/2020. Memasuki masa tahun ajaran baru, Pondok Pesantren Trubua Iman mempersiapkan berbagai fasilitas tambahan untuk menyesuaikan pedoman new normal di Pesantren. Sesuai dengan edaran Menteri Agama yang menyebutkan bahwa Pondok Pesantren memiliki konsep tersendiri dibandingkan dengan pendidikan umum yang tidak sama tentunya dengan keputusan bersama yang beredar saat ini. Hal tersebut juga tercantum dalam isi edaran resmi tersebut.

Pimpinan Pesantren Al-Ustadz Reza Jehan Lesmana dan Al-Ustadz Daniar sesaat setelah pertemuan dengan Gugus Tugas COVID-19 Trubus Iman menyampaikan bahwa berbagai sarana prasarana penunjang kesehatan terus ditingkatkan untuk memenuhi standar new normal. Diantaranya fasilitas cuci tangan yang dibangun di setiap titik-titik utama pesantren. Selain itu juga dibuat klinik kesehatan, ambulance, obat-obatan, dan juga perawat yang selalu berada di pesantren untuk mengontrol kesehatan santri dan santriwati setiap waktu.

Masa awal kedatangan 14 hari kita harus terus waspada. Meskipun semua santri dan santriwati yang datang wajib membawa surat kesehatan sebagaimana perintah Kementerian Agama, tapi setiap hari harus ada pengecekan suhu, olahraga wajib, berjemur, dan selain itu menjaga kebersihan tangan, ujar Al-Ustadz Daniar.

Guru-guru pun menggunakan standar ganda. Tidak hanya masker, tapi juga face shield untuk bisa mengajar. Kalau sudah lewat 14 hari arah kebijakan kita rubah untuk membatasi interaksi santri dan santriwati terhadap hubungan luar. Karena kalau sudah lewat masa karantina mereka seperti tinggal di rumah sendiri. Hubungan keluar yang kita tutup. Terutama walisantri tidak boleh datang selama masa pandemi, tambah beliau.

Beberapa walisantri mengkhawatirkan kesehatan putra dan putrinya di pesantren. Tapi presentasinya sangat sedikit dari jumlah walisantri Trubus Iman. Mayoritas lebih banyak mengharapkan pesantren segera menjalankan pendidikan dengan standar kesehatan. Kedua usulan tersebut tetap diterima pesantren. Meskipun demikian, Pesantren bersikap atas dasar pertimbangan dan musyawarah bersama untuk kembali menjalankan masa belajar kembali pada tanggal 12 Juli 2020. Semoga standar kesehatan pesantren segera bisa selesai untuk menyambut kembali santri dan santriwati Trubus Iman di tahun ajaran baru 2020-2021. Bismillah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *