Oleh: Daniar

Apa itu zakat Fitrah?

Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan kepada seluruh umat Islam, baik anak-anak dan dewasa, laki-laki dan perempuan, yang kaya dan fakir dan siapa saja muslim yang merasakan bulan Ramadhan sampai datangnya bulan Syawal.

Mengapa disebut zakat Fitrah?

Disebut dengan zakat yang fitrah berdasarkan bulan Ramdhan yang menjadi sebab kewajiban untuk membayar zakat fitrah. Beberapa tempat menyebutnya zakat fitrah, dengan nama berbeda, ada yang menyebutnya fitrah, sodaqoh fitri, dan zakat tubuh/badan.

Apa hikmah disyariatkan zakat fitrah?

Hikmah dibaliknya banyak sekali, diantara yg utama sebagaimana Hadits Rasululullah SAW bahwa Rasulullah mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan orang yang sedang berpuasa dari _laghwi_ (perkataan yang tidak bermanfaat) dan _rofast_(perkataan yang keji/kotor), dan memberi makan kepada orang-orang miskin. Maka hikmah yang utama adalah membersihkan dosa-dosa orang yang benar puasanya dari perkataan yang tidak bermanfaat dan kotor/keji sehingga benar-benar sempurna. Kedua, memberikan makanan kepada fakir miskin dimana saat orang-orang Islam lainnya berbahagia dengan datangnya hari Idul Fitri dengan makan dan minum setelah menjalankan ibadah puasa, mereka juga merasakan kebahagian yang sama.

Apa hukum zakat fitrah?

Hukum zakat fitrah adalah wajib, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: Rasulullah mewajibkan zakat fitrah sho’an (4 mud) dari kurma atau sho’an dari gandum, kepada budak dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, kecil dan dewasa dari orang-orang Islam. Sho’ adalah takaran setara dengan 4 mud (mud adalah ukuran kedua telapak tangan orang dewasa bila digabungkan) bila diconversi dengan berbagai ukuran tangan berkisar 2,157kg hingga 3kg.

Kapan waktu mengeluarkan zakat fitrah?

Zakat fitrah wajib dikeluarkan pada saat mulai terbenamnya matahari di hari terakhir bulan Ramdhan. Namun waktu yang paling utama adalah ketika orang-orang keluar rumahnya untuk melaksanakan ibadah shalat Id. Namun Jumhur ulama memperbolehkan menunaikan zakat fitrah dua hari atau sehari sebelum akhir Ramadhan. Bahkan Syafiiyyah memperbolehkan sejak awal Ramadhan.

Bagaimana hukumnya mengeluarkan zakat fitrah setelah shalat Id?

Zakat fitrah yang dikeluarkan setelah pelaksanaan shalat Id hukumnya tidak sah, dan hanya dianggap sebagai sedekah biasa. Meskipun demikian orang tersebut wajib menqodho’nya dimasa mendatang, dan baginya dosa atas kelalaiannya tersebut.

Apakah bayi yang dilahirkan pada akhir Ramadhan juga membayar zakat fitrah?

Apabila bayi tersebut dilahirkan pada saat bulan Ramadhan maka diwajibkan atasnya untuk dibayarkan zakat fitrahnya. Namun bila dilahirkan setelah terbenamnya matahari di akhir bualan Ramadhan dan sudah masuk bulan Syawwal, maka tidak ada kewajiban untuk membayar zakat fitrah.

Bolehkan menggabung zakat harta dengan zakat fitrah?

Zakat fitrah harus dibayarkan diluar dari zakat harta. Sebab keduanya merupakan jenis zakat yang berbeda yang harus ditunaikan masing-masing.

Siapa saja yang menjadi tanggungjawab kepala keluarga untuk membayar zakat fitrah?

Semua orang yang menjadi tanggungjawab kepala keluarga untuk diberikan nafkah sehari-hari seperti istri dan anak menjadi tanggungjawabnya. Adapun seluruh keluar seperti adik, orang tua dan keluarga lainnya bila tidak mampu membyara zakat fitrah, sementara dia mampu membayarkan untuk mereka, maka menjadi tanggungjawabnya juga bila mampu.

Siapa yang berhak menerika sebagai mustahiq dalam zakat fitrah?

Rasulullah menyebutkan bahwa zakat fitrah diberikan untuk orang-orang miskin. Maka Jumhut Ulama sepakat, bahwa fakir miskin adalah orang-orang yang paling utama menjadi mustahiq zakat fitrah. Bila tidak ditemukan, maka bisa diberikan kepada kedelapan ashnaf lainnya.

Bolehkah membayar zakat fitrah ditempat yang berbeda, bukan di lingkungan tempat kita tinggal?

Membayar zakat fitrah dimanapun tempatnya diperbolehkan. Seperti saat mudik lebaran dan lain sebagainya. Selama memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan syariat.

Bagaimana hukumnya membayar zakat bagi keluarga yang meninggal dunia di bulan Ramadhan?

Membayar zakat fitrah hanya diwajibkan bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa hingga terbenamnya matahari di akhir bulan Ramadhan. Maka bila ada keluarga yang meninggal di bulan Ramadhan, maka tidak ada kewajiban atasnya membayar zakat fitrah. Namun bila meninggalnya setelah matahari terbenam di akhir bulan Ramadhan, maka diwajibkan atas ahli waritsnya membayarkan zakat fitrah mayit yang diambil dari warisannya sebelum dibagikan.

Apakah diwajibkan bagi mereka yang tidak berpuasa sebulan penuh disebabkan uzur syar’i?

Bagi mereka yang tidak berpuasa penuh di bulan Ramadhan, seperti nifas bagi wanita, atau sakit yang menahun yang dilarang untuk berpuasa, maka atasnya kewajiban sama untuk membayar zakat fitrah sebagaimana orang-orang yang berpuasa. Sebab anak kecil dan orang gila pun yang tidak berpuasa, meskipun tidak berakal atau belum baligh juga diwajibkan untuk membayar zakat fitrah atas keduanya.

Bolehkah mengganti zakat fitrah dengan uang?

Jumhur ulama mewajibkan zakat fitrah dengan makanan pokok sebagaimana perintah Rasulullah. Dengan kurma, gandum, keju, anggur, atau makanan pokok sesuai daerah (hukum kiyas). Hanya Hanafiyah yang memperbolehkan mengeluarkan zakat fitrah dengan uang (setara dengan harga zakat fitrah makanan pokok) dengan alasan kebutuhan orang-orang miskin yang semakin beragam.

Apakah diwajibkan orang fakir membayar zakat fitrah?

Rasulullah menyebutkan, bahwa kaya dan fakir diwajibkan membayar zakat fitrah. Fakir yang dimaksud adalah fakir yang memiliki persediaan cukup makanan pokok untuk dirinya dan keluarganya sampai hari raya idul fitri, dan sisanya bisa dikeluarkan untuk zakat fitrah kalau mencukupi.

Wallahua’lam bishowab

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top