Senin, 13 Februari 2017, Salah satu Pimpinan Pondok Pesantren Trubus Iman berkunjung ke Universitas Airlangga Surabaya. Pertemuan berlangsung di kantor Departemen Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNAIR. Berbagai hal menjadi topik pembahasan Dan pembicaraan yang hangat antara Pimpinan dan Ketua Departemen Ekonomi Syariah, Bapak Dr. Raditya Sukmana.

Berbagai topik hasil pembicaraan diantaranya, Pertama, Pengelolaan wakaf Trubus Iman harus segera memenuhi legalitas hukum. Ketentuan ini selain sebagai bentuk legalitas dan pengakuan hukum positif, juga untuk mewujudkan profesionalisme manajemen wakaf dalam pengelolaan dan penangannya. Selain itu, pengelolaan wakaf yang baik akan menambah kepercayaan masyarakat sekaligus dorongan kuat untuk ikut berpartisifasi dalam berwakaf. Mengingat potensi wakaf Indonesia yang besar namun belum mampu menjadi solusi alternatif dalam mensejahterakan sosial, disebabkan pengelolaan yang kurang baik. Beliau juga mengusulkan untuk mengembangkan ke masyarakat sekitar pondok pesantren tentang pentingnya wakaf dan manfaatnya bagi masyarakat, sekaligus merupakam bentuk ibadah yang abadi hingga akhir zaman.

Selain itu, rencana pendirian Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam mendapat apresiasi yang baik. Bahkan pakar wakaf Universitas Airlangga ini tidak menutup diri untuk ikut dalam mengevaluasi dan mereview kurikulum ekonomi dan bisnis Islam yang direncanakan menjadi prodi pembuka lembaga pendidikan ini. Diakhir pertemuan, dalam kesempatan lain, insyaAllah Dr. Raditya akan mengunjungi lembaga pendidikan Trubus Iman, sebuah model lembaga pendidikan yang dibangun dengan pemberdayaan wakaf yang menjadi kajian dan fokus Kepala Departemen Ekonomi Syariah Universitas Airlangga Surabaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top