
Lima Santri Trubus Iman Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar
Pondok Pesantren Trubus Iman kembali mencatatkan kabar membanggakan. Sebanyak lima santri diberangkatkan ke Mesir pada Selasa, 3 Februari 2026, untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar Kairo, salah satu pusat keilmuan Islam tertua dan paling berpengaruh di dunia.
Kelima santri tersebut dinyatakan lolos seleksi setelah melalui rangkaian tahapan akademik dan administrasi yang ketat. Keberangkatan ini menjadi bukti kualitas pendidikan Pondok Pesantren Trubus Iman dalam menyiapkan santri yang memiliki kompetensi akademik, mental, serta penguasaan bahasa Arab yang memadai untuk studi di tingkat internasional.
Selama menempuh pendidikan, para santri akan tinggal di kawasan Madinah Nasr (Nasr City), Distrik H7, Kairo, yang dikenal sebagai salah satu pusat hunian mahasiswa internasional Universitas Al-Azhar.
Adapun santri yang diterima beserta jurusan yang diambil yaitu Alvin dan Alfiq pada Jurusan Syari’ah Islamiyah, serta Afif, Rafli, dan Rifki pada Jurusan Ushuluddin. Pemilihan jurusan tersebut mencerminkan minat para santri dalam memperdalam ilmu-ilmu keislaman, baik di bidang hukum Islam maupun aqidah dan pemikiran Islam.
Proses persiapan telah dilakukan sejak pertengahan tahun 2025. Para santri mengikuti pembelajaran intensif yang mencakup nahwu, shorof, balaghah, serta kemahiran bahasa Arab. Selain itu, santri juga diwajibkan menghafal kosakata, memahami kaidah bahasa, dan melakukan murojaah secara rutin. Evaluasi dilakukan secara berkala hingga memasuki tahapan seleksi resmi.
Dalam proses penerimaan, sebagian santri diterima melalui jalur beasiswa, sementara lainnya melalui jalur mandiri dengan pendampingan mediator berpengalaman. Tahapan seleksi meliputi tes pemetaan kemampuan bahasa Arab (Tahdid Mustawa), program persiapan setara Ma’had Al-Azhar (Daurah Ta’hiliy), hingga ujian akhir komprehensif (Imtihan Muqobalah).
Pihak Pondok Pesantren Trubus Iman menyampaikan bahwa capaian ini tidak terlepas dari pendampingan intensif para pengajar, termasuk guru yang merupakan alumni Universitas Al-Azhar. Pesantren juga menyediakan bahan ajar terkurasi, latihan soal, serta pembinaan berkelanjutan bagi santri yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah.
Ke depan, Pondok Pesantren Trubus Iman berharap keberhasilan ini dapat memotivasi santri lainnya untuk menempuh pendidikan tinggi di tingkat internasional, sekaligus memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi di tingkat global.



